Untuk Presiden RI Joko Widodo Part 2

Apa kabar pak? sehat ya. oh iya pak waktu itu saya ada denger orang bicara seperti ini pak, waktu itu saya gak liat orangnya jadi saya kira orang gila. hehe

Nih pak!
"Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat, ayo rakyat, kita ini, enggak boleh begitu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, konstitusi mendukung. Bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu, konstitusi yang mendukung," kata Tedjo (Menko Polhukam RI) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (24/1/2015). 
Pak Presiden. seperti itulah kata salah Seorang Pembantu bapak, seenaknya saja dia merendahkan rakyat dan melecehkan KPK. masa rakyat di bilang nggak jelas, bukannya sudah jelas Suatu negara itu dianggap negara bila memiliki Penduduk atau Rakyat, Wilayah, Pemerintahan, dan Pengakuan dari negara lain. huhuuuu katanya orang pinter, kalo gitu gak usah jadi Pembantu Presiden, cocoknya jadi Pembantu Rumah tangga aja ya pak ya.

Pak Presiden. Bukannya kami tak mendukung Polri, tetapi Polri itu buaya yang jelas lebih besar dan kuat. nah sedangkan KPK itu kan Cicak yang kecil dan lemah. lah kalau Cicak ditangkap kan gampang, dia gak bakalan ngelawan, nggak usah di kurung juga gak apa toh contohnya tuh si BW alias wakil Ketua KPK eh tapi sekarang dia sudah mengundurkan diri ya, jadi sedih huhuhu frown emotikon . Nah Kalau Buaya dideketin aja susah, apa lagi di tangkap, belum lagi yang mau di tangkap itu kepalanya, waahh bisa kena terkam kita, bisa-bisa mati kita ehh lebih tepatnya sistem hukum kita mati. yahh begitulah dinamika cicak Vs buaya di negeri ini.

Pak Jokowi yang terhormat. maaf ya pak, menurut saya selama ini KPK dijilatin sama antek-antek bapak. loh kok dijilatin, ehmm maksudnya kayak permen tuh pak, kalo dijilatin terus bisa habis. liat aja satu persatu pimpinan KPK dijadikan tersangka, hanya dalam kurun waktu seminggu. emang Busuk Musuh KPK nih..
Pak ini curhatan saya sama Tuhan "inilah yang terjadi saat ini di negeri ini. Putri Justitia (Simbol Hukum nih) pun terlihat kotor penuh luka yang jalan terseok-seok compang-camping di arena konstitusi negeri ini. Kecurangan dimana-mana, drama dimana-mana, keadilan bisa dibeli, hukuman bisa dibeli, yang salah bisa menjadi benar. Wajar saja semua itu bisa terjadi ketika orang-orang sudah menganggap mata uang lebih berharga dari mata hati." terus kalo bapak nanya, apa urusannya saya dengan Tuhan. yak iyah berurusan kan bapak wakil Tuhan di dunia.

Pak Presiden. saya ini rakyat loh pak. bukannya saya mau sombong sih. tapi suara rakyat suara tuhan, kekuasaan tertinggi Bangsa di tangan rakyat. saya yakinlah bapak paham, kan bapak sering blusukan dan berjumpa dengan rakyat. kalau bapak itu pemegang kekuasaan tertinggi pemerintahan. beda loh pak, masa harus saya ingetin.

Pak saya mau nanya nih. bukan tentang urusan politik atau hukum tingkat atas, namanya juga rakyat mana paham begituan, tapi rakyat itu penuntut keadilan tingkat atas loh pak. jadi, kalo rakyat punya aspirasi didenger baik-baik ya pak. nih pak saya mau nanya sebenernya Presiden dan para Menteri tuh tiap minggu Upacara atau ndak sih? kalo iya berarti bagus, kalo nggak itu yang bahaya. soalnya saya takut para pejabat dan petinggi negeri ini lupa dengan Ini!

PANCASILA
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 

Sekian.

~Ikhlas dalam Berkarya, Bermanfaat untuk Inspirasi Dunia. Oleh: I'ib Persada

Post a Comment

0 Comments